Bangunan Minimalis #1 - definisi

Desain Bangunan Minimalis

German Pavillion, Barcelona

Mengapa orang membuat desain rumah minimalis? bila itu tren, apa salah kita mengikutinya. Saya berikan perumpamaan bagi yang berminat ingin membangun rumah minimalis. Seperti orang yang ingin berlibur dan sedang berdiri di depan loket penjualan tiket. Boleh jadi Anda yang memiliki rumah, dan penjual tiket hanyalah pelaksana. Anda berkata, “Saya mau pergi berlibur, pokoknya tempat yang paling laku” - penjual tiket memberikan Bali. Dengan bayangan tentang berlibur Anda berangkat ke Bali. Lho kok pantai? Bayangan Anda berlibur itu adalah dingin, berkabut, makan sate kelinci dan jagung bakar.

Jadi apa pelajaran yang Anda miliki? Salah jurusan bila tidak tahu apa yang Anda mau. Saya akan mencoba untuk memberikan gambaran tentang rumah minimalis. Tidak lengkap namun cukup untuk membuat Anda tahu sebelum memutuskan membangun rumah minimalis.

Langgam Desain Minimalis

Untuk mengerti suatu hal perlu melihat akar atau asal langgam minimalis. Minimalis merupakan gerakan di bidang seni atau desain. Ciri desain minimalis adalah menampilkan elemen yang seperlunya saja. Dalam bidang arsitektur gerakan ini berakar pada langgam modern dan merupakan transisi ke langgam post-modern.

Gerakan ini sangat dipengaruhi oleh budaya dan arsitektur tradisional Jepang. Ingat moto arsitektur Less is more - Ludwig Mies van der Rohe yang menampilkan struktur elegan dan sederhana pada karya bangunan pameran temporer, German Pavillion, Barcelona. Sejujurnya bangunan tersebut termasuk langgam Internasional.

Ciri desain minimalis adalah:

  • Sambungan bidang yang sempurna, pertemuan dinding dan atap memerlukan penanganan yang rapi. Mungkin ini yang menjadi pertimbangan biaya desain minimalis mahal.
  • Penampilan struktur yang elegan, konstruktsi struktural tersusun sederhana dan lugas tanpa kamuflase elemen arsitektur.
  • Penggunaan cahaya, sebagai elemen yang mampu memberikan efek dramatis. Permainan cahaya buatan atau alami menghasilkan efek kedalaman ruang.
  • Atap datar, atau nyaris datar untuk bangunan di iklim tropis.
  • Ruang terbuka dan jendela yang lebar, ruang terbuka bermanfaat untuk mengimbangi masa bangunan, sedangkan jendela memberikan pandangan ke luar lebih leluasa.
  • Open space, menghilangkan material dinding - contoh dapur dan ruang makan dalam satu ruang.

Beberapa gambar tentang desain bangunan minimalis

Desain Minimalis Toko

Tampak depan bangunan yang rapi dan bersih, ciri khas desain bangunan minimalis

Desain Bangunan Minimalis

Rumah Pink di Florida menampilkan bidang fasade yang bersih.

Artikel in ditulis pada Sabtu, 26 April 2008 di kategori Desain. Anda dapat mengikuti respon pembaca melalui RSS 2.0 feed. Komentar dan Ping tidak diperkenankan.

15 Responses to “Bangunan Minimalis #1 - definisi”

  1. rozald on September 16th, 2008 at 10:15 am

    Di Indonesia, dalam konteks minimalis ini; sangat sulit menemukan ciri disain seorang arsitek.
    Disain minimalis (khususnya rumah tinggal) seorang arsitek sangat mirip dengan karya arsitek lainnya, seolah-olah hanya seperti itulah (yang sering kita lihat di mana-mana: internet, majalah, iklan, dll) bentuk disain minimalis itu.
    Yang lebih parah, tugas-tugas yang dikerjakan para mahasiswa arsitektur termasuk tugas akhirnya, sangat terafiliasi ke sini…
    Padahal kalau kita lihat di jurnal arsitektur yang terpercaya (vwersi RIBA, Asian Young Architect, dll) tidaklah sesederhana itu..
    Bagaimana penjelasan anda …..
    Thanks
    (lulusan arsitek yang pebisnis)

  2. csutanto on September 16th, 2008 at 1:48 pm

    @rozald: Saya setuju dengan Bapak. Sebuah langgam adalah hasil pengolahan dari sebuah pemikiran & budaya. Namun seringkali budaya menadahkan tangan membuat pilihan mencontek menjadi bagian kebiasaan membuat karya desain. Arsitektur adalah bagian dari sebuah budaya. Dan artinya para arsitek dan mahasiswa harus memiliki landasan budaya yang kokoh. Melalui kematangan mental dan prinsip yang kuat baru menghasilkan langgam yang kuat pula - tidak asal copy & paste.

    Bisakah titik kematangan tercapai bagi para arsitek muda? Bertukar pikiranlah kepada budaya dan berani melakukan quantum leap. Jam terbang sangat berpengaruh pak …

  3. vivi on September 19th, 2008 at 9:43 am

    Rumah minimalis adalah rumah dengan gaya modern namun sederhana, artikel bapak menarik, saya tunggu artikel-artikel dari bapak yang lainnya.

  4. mitha on Oktober 30th, 2008 at 7:15 pm

    saya suka artikelnya dan baru saya tahu kalau desain minimalis di budaya barat sangat sederhana dan monoton.

    Bagaimana dengan desain gaya minimalis tropis
    Saya tunggu artikel selanjutnya. Thanks

  5. rachmad on Desember 23rd, 2008 at 11:06 pm

    saya Sebagai pelajar muda jurusan bangunan mendapat banyak pelajaran baru yang dari artikel Anda.. Makasih ya pak..moga Allah membalas kebaikan Bapak..

  6. johan on Desember 30th, 2008 at 3:27 am

    saya setuju pak kalau arsitektur adalah bagian dari budaya, + jawaban dari kondisi iklim setempat, sementara gaya minimalis yang masuk ke indonesia, sy lebih suka bilang itu “arsitektur komersil” alias “laku dijual”, dan memang tugas berat bagi pendidikan arsitektur di indonesia untuk menciptakan arsitek-arsitek muda yang mengakar pada nilai-nilai budaya dan iklim indonesia seperti romo mangunwijaya.

  7. wahyu on Februari 27th, 2009 at 1:59 pm

    Desain minimalis banyak digandrungi orang sampe saat ini…

  8. ILHAM on Agustus 3rd, 2009 at 9:39 pm

    sy seorang arsitek, dengan menggunakan desain minimalis saya bisa mendapatkan uang dari hasil karya desain saya khususnya pada rumah tinggal. thanks

  9. Agung on September 3rd, 2009 at 4:21 am

    misi nih kak mau tanya..
    apa sih pengertian dari
    Tampak depan,Tampak belakang,Tampak atas,Tampak samping kanan-kiri,Tampak serong bagian depan kanan-kiri,Tampak serong bagian belakang kanan-kiri..
    soalnya ni tugas dari dosen..
    mohon bantuannya ya kak..
    Thanks :)

  10. ibenk on Oktober 24th, 2009 at 5:17 pm

    sy seorang praktisi bangunan yang gak pernah sama sekali sekolah arsitektur. Tapi hasil karya desain saya yang dipakai orang lho. saya suka bangunan minimalis tapi yang bener2, tapi repot juga ya, seringkali saya diminta meniru ini itu dari majalah2 yang sebenarnya bukan minimalis.

  11. rudi on Nopember 9th, 2009 at 8:15 pm

    saya seorang pelaksana mau bikin rumah minimalis dengan jendela gebyog

  12. Arief on Nopember 18th, 2009 at 10:44 am

    Sbg seorang arsitek, saya memandang “desain minimalis” sebagai konsep pemanfaatan fungsi-fungsi ruang yg ada semaksimal mungkin dan desain bangunan sendiri mengacu pada arsitektur modern yg mengalami pengembangan mengikuti konsep minimalis itu sendiri. Di Indonesia sy banyak melihat desain minimalis hanya sekedar ikut-ikutan, terlihat desain minimalis hanya dari fasade (tampak) saja, tdk secara keseluruhan dari fungsi-fungsi ruang. Ibarat handphone hanya casingnya saja yg diganti, sehingga karakter desain tdk kuat dan hampir semua desain tampak depan seragam satu dgn lainnya, trimakasih.

  13. cangcutArch_ on Oktober 10th, 2010 at 10:34 pm

    permisi k’2…
    mw tanya nihh..
    ada yg pny ato bs suggest refrensi jurnal yg bahas “modern minimalis” g??
    buat yakinin dosen sihh,katanya klo g ada referensi dari semacam jurnal; tugas g bisa d’setuji..soalnya dari data2 pendukung yg ada semuanya cuman kritik-kritik ttg bangunan aja ato tread n post2 dr blog ..g ada yg nge bahas asal-usulnya-sejarahnya-aktor d’baliknya-pahamnya-dLL.
    katanya jg sihh buat nge-dukung tgs aja biar kuat.

    link nya aja gpp..
    nnt d’donlot..

    TerimaKasihSebelumnya_

  14. novan on Oktober 25th, 2010 at 7:06 pm

    bagus fotonya

  15. rumah desain 2000 on Agustus 2nd, 2011 at 2:25 pm

    Bahasannya berat nih!! Ijin nyimak om!!

Selamat datang

Anda akan menemukan ide ataupun catatan tentang arsitektur, interior, rumah dan jasa konsultan dan kontraktor. Isi dari web ini merupakan buah pikiran pribadi. Komentar dan kritik akan sangat membantu.

 

Tag

Suara Pembaca

Galeri

Timbuk2 at Plantation Whats in your bag ASI in the bottle Hanaroo baby wrap Candy Expo Putting Our Temperaments in the Service of God 

FeedBurner

Web ini menggunakan fitur FeedBurner untuk mempermudah Anda membaca artikel tentang arsitektur, interior atau desain rumah pada Feed Reader Anda atau langsung di FeedBurner/arsitek.

 

Social Bookmark

Anda dapat menyimpan link halaman ini di web site Social Bookmark. Klik pilihan di bawah dan pilih social bookmark Anda