Anomali Fasade

Fasade merupakan elemen utama dalam tampilan bangunan. Memiliki fasade bangunan yang mudah dikenali akan mendatangkan kemudahan tamu atau pengunjung. Misal untuk bangunan komersial (ruko) seluruh tampak muka pasti sama, atau kurang lebih mirip. Lalu setiap kali calon pengunjung ingin datang, Anda harus menjelaskan bagaimana cara menuju lokasi.

Bayangkan keuntungan memiliki fasade yang mudah dikenali. Pengunjung dengan mudah menuju lokasi, tidak usah mencari-cari atau berputar berkali-kali hanya untuk mencapai tempat Anda. Misal seorang dari tangerang ingin melakukan transaksi bisnis di kantor Anda. Letak kantornya di daerah roxy, jakarta barat. Dengan kepadatan seperti sekarang bisa jadi dia tersesat dan lurus menuju harmoni. Ditambah dengan kompleksnya sistem lalu lintas jakarta, bisa jadi dia langsung pulang lewat tomang.

Anomali

Azuma House
Foto: Azuma House, Tadao Ando.

Gunakan anomali, yaitu memberikan perbedaan dari aturan atau kondisi normal yang ada. Melalui bentuk, ukuran, warna ataupun fungsi. Ambilah contoh Azuma House, Tadao Ando, 1975 - 1976 Sumiyoshi, Osaka, Jepang. Bagian kiri dan kanan bangunan adalah rumah padat dengan model yang kurang lebih sama. Lahan yang sempit dan memanjang menempatkan ruang di bagian depan dan belakang. Bagian tengah merupakan taman terbuka untuk pencahayaan.

Anomali ke-1, rumah ini menggunakan dinding masif. Perhatikan rumah sekitarnya yang menggunakan bervariasi. Satu-satunya bukaan adalah pintu masuk.

Anomali ke-2, penggunaan kanopi yang menjadi standar wajib setiap bukaan pada dinding pun dihindarkan. Tanpa kanopi wajah rumah menjadi rata.

Anomali ke-3, material beton cetak dalam satu warna. Menyederhanakan tampak muka menjadi sepolos mungkin.

Anomali ke-4, warna bangunan menggunakan warna material. Murni tanpa penggunaan cat.

Artikel in ditulis pada Selasa, 8 April 2008 di kategori Desain. Anda dapat mengikuti respon pembaca melalui RSS 2.0 feed. Anda dapat meninggalkan respon, atau trackback dari web site Anda sendiri.

2 Responses to “Anomali Fasade”

  1. e on April 15th, 2008 at 3:41 pm

    ikut urun rembug sedikit ya …
    yang kerap terlupakan adalah bahwa ada konsep design dibalik fasade bangunan. ada pemikiran tentang ruang dibelakangnya, volume, hubungan antar ruang, kebiasaan hidup pemilik, lingkungan sekitar … tidak serta merta, asal menarik, fasade datang begitu saja. tidak salah untuk mempunyai fasade yang “anomali”, tetapi tentu bukan untuk sekedar berbeda bukan?
    salam, e.

  2. C Sutanto on April 22nd, 2008 at 7:48 pm

    @e: betul sekali - memang pahit bila cantik hanya tampak luar.

Leave a Reply

Selamat datang

Anda akan menemukan ide ataupun catatan tentang arsitektur, interior, rumah dan jasa konsultan dan kontraktor. Isi dari web ini merupakan buah pikiran pribadi. Komentar dan kritik akan sangat membantu.

 

Tag

Suara Pembaca

Galeri

Warteg blok F, Tanah Abang Sebelum periksa kandungan - beli gorengan Belajar di Starbuck Nathan & Eduard Rambut Jabrik Bunga dari Eduard untuk Mami 

FeedBurner

Web ini menggunakan fitur FeedBurner untuk mempermudah Anda membaca artikel tentang arsitektur, interior atau desain rumah pada Feed Reader Anda atau langsung di FeedBurner/arsitek.

 

Social Bookmark

Anda dapat menyimpan link halaman ini di web site Social Bookmark. Klik pilihan di bawah dan pilih social bookmark Anda